Suku Bunga Bank Sentral: 6.75%
menu

Restock.ID

Pendahuluan: Profil Perusahaan dan Latar Belakang

Dalam ekosistem ekonomi Indonesia yang dinamis, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali menghadapi tantangan dalam mengakses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional. Keterbatasan agunan dan prosedur yang rumit menjadi penghalang utama. Di sinilah platform teknologi finansial (fintech) hadir sebagai jembatan, dan salah satu pemain kunci dalam segmen pembiayaan berbasis aset adalah Restock.ID.

Gambaran Umum Restock.ID

Restock.ID beroperasi di bawah payung hukum PT Cerita Teknologi Indonesia, yang berkantor pusat di Menara Anugrah, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Didirikan pada tahun 2019, platform ini dengan cepat memposisikan diri sebagai penyedia pinjaman peer-to-peer (P2P) khusus untuk UMKM yang memiliki inventori sebagai agunan. Kepemilikan penuh berada di tangan Restock Tech, yang juga menaungi PT Ava Revota, anak perusahaan yang berfokus pada agregasi data besar.

Model bisnis Restock.ID cukup unik dan inovatif. Platform ini menghubungkan UMKM yang membutuhkan dana dengan para pemberi dana, baik individu maupun institusi. Pembeda utamanya adalah spesialisasi dalam pembiayaan yang dijamin oleh inventori atau stok barang dagangan. UMKM dapat menjaminkan bahan baku atau produk jadi mereka di gudang mitra untuk mendapatkan modal kerja. Sektor fokusnya meliputi industri fashion, kesehatan, barang konsumsi bergerak cepat (FMCG), dan ritel kreatif. Kehadiran Restock.ID memberikan angin segar bagi UMKM yang selama ini kesulitan mendapatkan akses kredit konvensional, terutama mereka yang bergerak di sektor-sektor ini.

Sebagai bukti komitmennya terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab, Restock.ID telah terdaftar dan berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai platform P2P lending. Hal ini menunjukkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia, memberikan rasa aman bagi peminjam maupun pemberi dana.

Visi dan Misi

Sejak awal pendiriannya, Restock.ID memiliki visi untuk memberdayakan UMKM di Indonesia dengan solusi pembiayaan yang fleksibel dan mudah diakses. Mereka menyadari potensi besar inventori sebagai aset yang belum banyak dimanfaatkan sebagai agunan. Dengan memanfaatkan teknologi dan data real-time, Restock.ID berupaya menciptakan ekosistem pembiayaan yang lebih inklusif, memungkinkan UMKM untuk tumbuh dan berkembang tanpa terhambat masalah permodalan.

Produk dan Layanan Pembiayaan

Restock.ID menawarkan produk pembiayaan yang sangat spesifik, dirancang untuk memenuhi kebutuhan modal kerja UMKM yang memiliki inventori.

Jenis Produk Pinjaman

Satu-satunya produk pinjaman yang ditawarkan Restock.ID adalah pembiayaan inventori. Ini berarti UMKM dapat menjaminkan inventori bisnis mereka, baik itu bahan baku maupun produk jadi, untuk mendapatkan dana. Pinjaman ini dirancang untuk membantu UMKM meningkatkan kapasitas produksi, membeli stok barang, atau mengelola arus kas dengan lebih baik. Dengan fokus yang jelas pada inventori, Restock.ID mampu mengembangkan keahlian dan sistem penilaian yang mendalam terkait jenis agunan ini.

  • Jumlah Pinjaman: Restock.ID melayani kebutuhan pembiayaan dari skala kecil hingga menengah, dengan batas minimum pinjaman sebesar Rp 50 juta dan batas maksimum mencapai Rp 2 miliar. Rentang ini memungkinkan berbagai skala UMKM untuk memanfaatkan layanan mereka.
  • Jangka Waktu dan Pengembalian: Tenor pinjaman yang ditawarkan Restock.ID adalah hingga 12 bulan. Pembayaran dilakukan secara bulanan, mencakup pokok pinjaman, bunga, dan biaya lainnya. Sistem pembayaran angsuran bulanan ini membantu UMKM merencanakan arus kas mereka dengan lebih teratur.

Ketentuan Suku Bunga, Biaya, dan Jangka Waktu

Transparansi dalam suku bunga dan biaya adalah kunci dalam setiap layanan keuangan. Restock.ID menawarkan suku bunga bulanan yang kompetitif, dengan contoh skenario menunjukkan angka mulai dari 2% per bulan. Secara indikatif, tingkat persentase tahunan (APR) dapat berkisar antara 18-30%. Namun, perlu dicatat bahwa rentang pastinya tidak dipublikasikan secara eksplisit, sehingga calon peminjam disarankan untuk mengonfirmasi detail ini secara langsung.

Selain suku bunga, terdapat beberapa biaya yang perlu diperhatikan:

  • Biaya Administrasi/Originasi: Biaya ini dikenakan sekitar 0,0083% dari pokok pinjaman per bulan. Sebagai contoh, untuk pinjaman Rp 50 juta, biaya ini sekitar Rp 4.166 per bulan.
  • Biaya Layanan Platform: Sekitar 0,25% dari pokok pinjaman per pinjaman. Untuk pinjaman Rp 50 juta, biaya ini sekitar Rp 125.000.
  • Denda Keterlambatan Pembayaran: Meskipun detail pastinya tidak diungkapkan secara publik, penerapan denda keterlambatan adalah praktik standar di industri pembiayaan. Calon peminjam harus memahami ketentuan ini sebelum menandatangani perjanjian.

Persyaratan Jaminan

Salah satu aspek fundamental dari model Restock.ID adalah persyaratan jaminan berupa inventori. Pinjaman diamankan dengan inventori fisik atau aset produk jadi yang disimpan di gudang mitra Restock.ID. Proses penilaian inventori dilakukan melalui mitra gudang terintegrasi mereka, yang juga dilengkapi dengan pelacakan inventori secara real-time. Mekanisme ini memastikan bahwa nilai agunan selalu dapat dipantau dan dikelola dengan baik, sekaligus memberikan keamanan bagi para pemberi dana.

Proses Aplikasi dan Pengalaman Pengguna

Aksesibilitas dan kemudahan proses adalah faktor penting bagi UMKM. Restock.ID telah merancang proses aplikasi yang efisien.

Prosedur Pengajuan Pinjaman

Calon peminjam dapat mengajukan pinjaman melalui portal web Restock.ID. Prosesnya dimulai dengan pengiriman dokumen legal secara digital, termasuk izin usaha, kartu identitas (KTP), dan laporan keuangan. Tim Restock.ID kemudian akan melakukan verifikasi dokumen, baik secara otomatis maupun manual, yang biasanya memakan waktu 3 hingga 5 hari kerja.

Untuk penilaian kredit, Restock.ID menggunakan algoritma kepemilikan yang canggih. Algoritma ini memanfaatkan data inventori real-time, riwayat transaksi, dan integrasi dengan platform e-commerce mitra. Penilaian kredit didukung oleh anak perusahaan mereka, Revota, yang berfungsi sebagai agregator data besar. Pendekatan ini memungkinkan penilaian risiko yang lebih akurat dan cepat, disesuaikan dengan karakteristik UMKM berbasis inventori.

Setelah pinjaman disetujui, dana akan dicairkan melalui transfer bank langsung ke rekening korporat peminjam. Restock.ID juga menjalin kemitraan dengan bank lokal dan penyedia uang elektronik untuk efisiensi pencairan dana.

Pengalaman Aplikasi dan Digital

Saat ini, Restock.ID beroperasi primarily melalui platform berbasis web yang responsif. Meskipun ada informasi tentang pengembangan aplikasi seluler khusus iOS/Android, aplikasi tersebut belum tersedia secara publik di toko aplikasi resmi. Beberapa aplikasi dengan nama serupa yang mungkin ditemukan adalah layanan pihak ketiga yang tidak terkait dengan Restock.ID.

Meskipun demikian, Restock.ID aktif di berbagai saluran digital seperti LinkedIn, Instagram, dan YouTube untuk berinteraksi dengan calon peminjam dan memberikan informasi. Ini menunjukkan upaya mereka untuk tetap terhubung dengan komunitas UMKM.

Dukungan Pelanggan dan Ulasan

Umpan balik dari pengguna menunjukkan bahwa Restock.ID mendapatkan apresiasi atas persetujuan pinjaman yang lebih cepat, proses yang transparan, dan dukungan manajemen akun yang responsif. Beberapa testimoni di situs web mereka menyoroti kemudahan berinteraksi dengan manajer hubungan pelanggan yang berdedikasi, terutama untuk UMKM dengan nilai pinjaman tinggi.

Namun, ada beberapa keluhan umum yang sering muncul di industri fintech, yang mungkin juga berlaku untuk Restock.ID. Salah satunya adalah keterbatasan ketersediaan aplikasi seluler yang saat ini masih dalam pengembangan. Keluhan lain yang umum adalah biaya yang tidak sepenuhnya diungkapkan hingga tahap akhir proses, meskipun Restock.ID berusaha transparan dengan menguraikan beberapa biaya di awal.

Restock.ID menyediakan dukungan pelanggan melalui email dan hotline, dengan waktu respons rata-rata dalam 24 jam. Ini adalah saluran penting bagi peminjam untuk mendapatkan bantuan atau klarifikasi.

Status Regulasi, Posisi Pasar, dan Saran Praktis

Memahami status regulasi dan posisi di pasar adalah krusial bagi calon peminjam.

Kepatuhan Regulasi dan Perlindungan Konsumen

Salah satu aspek terpenting dari Restock.ID adalah status terdaftar dan berizin OJK sejak tahun 2019. Ini memberikan lapisan perlindungan penting bagi konsumen karena platform ini harus mematuhi Peraturan OJK (POJK) No. 77/POJK.01/2016. Kepatuhan ini mencakup persyaratan modal minimum, pelaporan berkala, dan praktik bisnis yang sehat.

Hingga September 2025, tidak ada catatan sanksi atau denda yang dikenakan kepada Restock.ID oleh OJK, yang mengindikasikan rekam jejak kepatuhan yang baik.

Untuk melindungi konsumen, Restock.ID menerapkan beberapa langkah:

  • Pengungkapan biaya yang transparan (meskipun ada masukan bahwa beberapa detail biaya baru terlihat di akhir proses).
  • Dukungan pelanggan khusus melalui email dan hotline.
  • Resolusi sengketa yang dapat diakses melalui portal daring OJK, memberikan jalur bagi konsumen jika terjadi masalah yang tidak dapat diselesaikan langsung dengan platform.

Posisi di Pasar dan Perbandingan dengan Pesaing

Di tengah sengitnya persaingan di industri P2P lending Indonesia, Restock.ID berhasil menempatkan dirinya sebagai pemain yang signifikan. Pesaing utama di pasar termasuk Modalku, KoinWorks, dan Akseleran. Namun, Restock.ID memiliki diferensiasi yang kuat melalui fokus eksklusifnya pada pembiayaan inventori berbasis aset untuk UMKM ritel. Pendekatan ini, dikombinasikan dengan pemanfaatan data gudang real-time, membedakannya dari pesaing yang mungkin menawarkan jenis pinjaman yang lebih umum atau tidak memiliki spesialisasi agunan sejelas Restock.ID.

Restock.ID telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan, menjadi salah satu dari 5 platform P2P teratas berdasarkan volume pencairan pada tahun 2023. Mereka mencatat penyaluran dana sebesar Rp 698 miliar hanya dalam kuartal ketiga 2023. Secara kumulatif, total pencairan telah mencapai Rp 3,2 triliun hingga Agustus 2025. Yang lebih menarik adalah kinerja Tingkat Keberhasilan 90 hari (TKB90) sebesar 100% secara konsisten hingga tahun 2025, yang mengindikasikan risiko portofolio yang sangat rendah dan kemampuan pengembalian pinjaman yang sangat baik dari para peminjam mereka.

Restock.ID juga telah membangun kemitraan strategis, seperti fasilitas kredit Rp 50 miliar dengan Bank Sahabat Sampoerna dan fasilitas US $4 juta dengan Impact Credit Solutions & DFC/USAID/DFAT untuk pembiayaan inventori kesehatan. Kemitraan ini memperkuat kapasitas pendanaan dan jangkauan mereka.

Salah satu studi kasus sukses adalah dengan Emba Footwear, yang berkat pembiayaan dari Restock.ID berhasil menggandakan kapasitas produksi, mengamankan inventori untuk pameran besar, dan meningkatkan manajemen arus kas mereka pada tahun 2023.

Saran Praktis untuk Calon Peminjam

Bagi UMKM yang mempertimbangkan Restock.ID sebagai sumber pembiayaan, beberapa saran praktis dari sudut pandang analis keuangan adalah sebagai berikut:

  • Konfirmasi Detail Penting: Selalu konfirmasi secara langsung dengan Restock.ID mengenai detail suku bunga pasti, biaya, dan ketersediaan fitur aplikasi seluler terbaru sebelum mengajukan pinjaman. Informasi yang tidak dipublikasikan secara eksplisit sebaiknya ditanyakan.
  • Pahami Risiko Pembiayaan Berbasis Inventori: Meskipun inventori bisa menjadi agunan yang kuat, peminjam harus memahami risiko yang terkait, seperti fluktuasi nilai inventori atau tantangan dalam likuidasi jika terjadi gagal bayar. Pastikan inventori Anda memiliki nilai jual yang stabil.
  • Evaluasi Kemampuan Pengembalian: Sebelum mengajukan pinjaman, lakukan analisis cermat terhadap proyeksi arus kas bisnis Anda. Pastikan bahwa pendapatan yang diharapkan dari penjualan inventori atau operasional bisnis cukup untuk menutupi angsuran bulanan secara konsisten.
  • Baca dan Pahami Syarat dan Ketentuan: Jangan pernah melewatkan membaca secara cermat semua syarat dan ketentuan dalam perjanjian pinjaman. Perhatikan detail mengenai biaya tersembunyi, denda keterlambatan, serta prosedur penyitaan dan penjualan inventori jika terjadi gagal bayar.
  • Manfaatkan Dukungan Pelanggan: Jika ada pertanyaan atau keraguan, jangan ragu untuk menghubungi layanan pelanggan Restock.ID untuk klarifikasi.

Secara keseluruhan, Restock.ID menawarkan solusi pembiayaan yang spesifik dan berharga bagi UMKM Indonesia yang memiliki inventori. Dengan status regulasi yang jelas, rekam jejak kinerja yang solid, dan pendekatan inovatif, Restock.ID merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan oleh pelaku usaha yang mencari modal kerja nontradisional.

Informasi Perusahaan
4.58/5
Pakar Terverifikasi
James Mitchell

James Mitchell

Pakar Keuangan Internasional & Analis Kredit

Pengalaman lebih dari 8 tahun menganalisis pasar pinjaman dan sistem perbankan di 193 negara. Membantu konsumen membuat keputusan finansial yang tepat melalui riset independen dan panduan ahli.

Diverifikasi 3 hari yang lalu
193 Negara
12.000+ Ulasan